About


≈ Sekilas Keluaga Besar Start Family Klungkung

Dahulukala ada seorang pemuda tampan dari sebuah desa di Buleleng, tepatnya di Desa Bila. Dimana pemuda ini melakukan pengembaraan ke kota Klungkung, tanpa di sengaja pemuda ini bertemu dengan seorang wanita cantik yang berasal dari keluaga terpandang di sebuah desa di klungkung. Lama kelamaan pemuda ini terus mendatangi klungkung untuk bertemu dengan wanita yang di jumpainya itu. Akhirnya mereka menjalin cinta. Cinta di antara mereke begitu erat dan besar. Pada suatu hari pemuda ini memutuskan untuk menikahi wanita yang di kaguminya dan memboyong nya ke desa Bila tempat kelahiran si pemuda tampan ini.

Lama meraka menetap di desa Bila Buleleng, hingga mereka mempunyai seorang anak. Pemuda tampan ini punya kebiasaan buruk, setelah menikah pemuda tampan ini sering bermain judi hinga menghabiskan harta bendanya, dan menelantarkan istrinya. Pada suatu hari anak mereka menderita sakit, entah sakit apa dokter pun tidak tahu jenis penyakitnya. Akhirnya sang istri membawa anaknya ke paranormal, sesampainya di rumah paranormal itu sang anak sakitnya makin parah sehingga kecil harapanya
untuk hidup. Suatu hari anak mereka pun meninggal di rumah sang paranormal, sang istri menangis sendu, namun sang suami, ayah dari sang anak tak ada kabar dimana, mungkin bermain judi. Sepulangnya dari rumah sang paranormal, si wanita ini membawa anaknya ke rumah untuk di semayamkan. Kemudian datang sang ayah dan menanyakan keadaan si anak. Dengan penuh amarah sang istri menbentak, “kemana saja kamu, sampai anak mu mati kau pun ga pernah peduli dengan keluarga”.

Semenjak kejadian itu sang istri berontak dan ingin pulang ke desanya, yaitu
di Klungkung. dia memberi pilihan kepada sang suami, ikut aku atau tinggal disini dan terus bermain judi. Dan akhirnya sang suami mengalah demi menebus kesalahannya pada sang istri.

Sekarang sampailah mereka di desa kelahiran sang istri yaitu desa Sengguan Klungkung. Masa lalu yang begitu pahit menghantui mereka. Namun pederitaan mereka belum berakhir begitu saja. Di tanah kelahiran sang istri pun banyak sengketa yang mereka hadapi. Hari demi hari tahun demi tahun mereka lalui bersama, akhirnya si pemuda tampan ini memutuskan untuk bercocok tanam dengan system sewa. Akhirnya meraka punya keturunan dan menuai sukses. Namum dibalik kesuksesasnnya itu kini menuai ancaman punahnya keluarga meraka. Kini satu demi satu telah meninggalkan dunia fana ini, akankah semua keturunannya mengalami hal yang sama???

Oh Tuhan berikanlah keluarga besar kami kekuatan untuk tetap bisa hidup di dunia ini dengan tetram dan damai sampai ke generasi penerus kami, sehingga kami semua bisa menjadi orang orang yang berguna bagi keluarga besar kami pada khususnya dan bagi nusa dan bangsa pada umumnya.

Responses

  1. Fotonya yayangku ada disini he he he he upload terus ah, Gus mana foto yayangnya Agus upload sini nae biar sama sama di posting –

  2. heheheheh bentar aku lom punya photo yayang yang paling cakep, heheheheheh

  3. hehehehe
    tar tak kirimin photo lagi deh
    heheheh
    karang lon ada photo kamerana jatuh jadinya rusak deh
    lom da duit tuk beli kamera lagi gitu


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: